Dikisahkan ada seorang tukang kebun akan melakukan penelitian
sederhana. Dia menanam 2 pohon yang sama di kebun yang sama. Yang
membedakan dari kedua pohon tersebut adalah cara meperlakukannya.
Pohon
pertama selalu disiram tiap pagi dan sore, dipupuk, dan diberikan
ssuplemen khusus tanaman. Sedangkan pohon yang kedua jarang disiram,
dipupuki hanya sekali dua kali, dan hanya sedikit diberikan suplemen
khusus tanaman.
Ketika kedua pohon tersebut sudah cukup
tinggi. Sang tukang kebun mulai melakukan percobaan dengan cara
mencabut kedua pohon itu. Ketika pohon pertama dicabut, membutukan waktu
2 menit. Namun ketika pohon kedua membutuhkan waktu 5 menit untuk pohon
kedua.
Akhirnya tukang kebun pun mengambil kesimpulan
bahwa, pohon pertama lumayan dimanja oleh siraman air, pupuk dan
suplemen tanaman sehingga akarnya pun tidak usah jauh-jauh mencari air
dan tambahan gizi ke dalam tanah sampai terlalu dalam. Sedangkan pohon
kedua diurus alakadarnya saja sehingga akarnya pun harus mencari air dan
tambahan gizi di dalam tanah hingga lebih dalam lagi daripada pohon
pertama
------------------------
APA HIKMAHNYA???
------------------------
Begitulah cara Allah SWT mendidik kita.
Saudaraku,
bisa kita bayangkan ketika Allah SWT mengabulkan setiap do'a kita,
memenuhi segala hajat kita, bahkan menjauhkan diri kita dari kesusahan.
Maka kita akan menjadi manusia yang manja dan cengeeng. Bolehlah kita
selalu dipenuhi dengan kesenangan tapi sesungguhnya adalah manusia yang
rapuh dan memiliki akar keimanan yang rapuh pula. Ketika kita dihadapkan
pada suatu masalah, kita akan dengan mudah digoyahkan oleh masalah
tersebut dan mudah frustasi.
Allah SWT begitu sangat
menyayangi kita, oleh karena itu Allah SWT selalu mendewasakan kita dan
memperkuat akar iman kita dengan berbagai ujian, kesusahan, dan segala
sesuatu yang menurut kita di luar zona nyaman, dengan harapan agar kita
menjadi manusia yang dewasa dan kuat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar